10 Hukum Trading Mengggunakan Pendekatan Teknikal

Dalam trading ada 2 (dua) macam metoda analisa untuk menentukan atau memprediksi pergerakan harga di masa yang akan datang, simak apa saja yang harus kita ketahui mulai sekarang:

  • Analisa fundamental: Metoda pendekatan yang berbasis pada faktor-faktor intrinsik suatu negara atau wilayah baik itu berupa rumors, berita, kondisi ekonomi dan lainnya.
  • Analisa teknikal: Studi atau metoda pendekatan yang mengabaikan faktor-faktor intristik penggerak pasar dan menggunakan grafik juga indikator- indikator teknikal sebagai bahan untuk penentu harga di masa mendatang. Tidak membahas soal mengapa sebuah harga bergerak, tetapi kemana harga dan sampai sejauh manakah harga itu bergerak yang menjadi dasar metoda ini.

John Murphy, seorang maestro analisis teknikal dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di pasar finansial berhasil merumuskan 10 konsep dasar trading memakai pendekatan teknikal. Terdapat beberapa aplikasi perangkat utama dalam melakukan analisa teknikal untuk menentukan BUY atau SELL, sebagai berikut

1. Map The trend

Pengamatan grafik jangka panjang, dapat dimulai dengan mengamati grafik pada timeframe mingguan, bulanan, hingga timeframe tahunan. Pemetaan dengan menggunakan timeframe yang lebih besar dapat memberikan perspektif lebih baik dalam menentukan trend saat ini.

2. Spot the trend and go with it

Tentukan trend dan ikuti.  Analisa teknikal mempercayai bahwa pasar  akan bergerak dalam trend tertentu dan trend ini akan bergerak terus hingga terjadi perubahan permintaan dan penawaran.

3. Find the low or high of it

Amati pergerakan pasar dan temukan support dan resistance tersebut. Tempat terbaik untuk melakukan aksi BUY adalah pada saat harga mendekati titik rendah (support). Sebaliknya, tempat terbaik melakukan SELL adalah pada saat harga mendekati titik tertinggi (resistance).

4. Know how far to backtrack

Perkiraan jarak pullback pada pergerakan harga dalam suatu trend. Anda dapat menggunakan Fibonacci Retractment untuk memperkirakan sempai sejauh mana pullback terjadi, namun pada umumnya pergerakan pullback terjadi hingga level 50%.

5. Draw the line

Garis trendline, merupakan salah satu alat yang sangat mudah digunakan dan sangat efektif. Rata-rata trader dewasa ini sudah tidak asing dan sering dijadikan sebagai referensi untuk entry market. Dapat juga menjadi indikasi awal perubahan trend yang ditandai dengan trendline tersebut break (dilewati pergerakan harga).

6. Follow that average

Ikuti moving average. Moving  average pada dasarnya merupakan indikator yang dapat memberikan sinyal buy atau sell. Moving average juga dapat memberikan konfirmasi terhadap perubahan trend yang terjadi. Banyak  trader mengkombinasikan beberapa moving average dengan parameter yang berbeda. Beberapa  kombinasi parameter yang paling populer diantara para antara lain : moving average 4 hari dipasangkan dengan moving average 9 hari, 9 dipasangkan dengan 18 dan juga 5 dipasangkan dengan 20. Dan masih banyak kombinasi-kombinasi lainnya.

Ikuti moving average, pada dasarnya merupakan indikator yang dapat

7. Learn the turns

Gunakan oscilator untuk mengidentifikasi titik balik atau turning point pada pergerakan pasar. Oscilator juga berfungsi untuk mengindentifikasi faktor kejenuhan pasar.Dalam perkembangannya indikator yag termasuk dalam kategori oscilator sangatlah banyak jenisnya, yang paling populer adalah relative strength index (RSI) dan juga stochastic.

8. Know the warning sign

Gunakan MACD (moving average convergence devergence) yang merupakan pengambangan dari moving average. Pada indikator MACD dilengkapi pula tools yang dapat melihat faktor kejenuhan suatu pergerakan harga.

9. Trend or not trend ?

Anda dapat menggunakan indikator average directional movement index (ADX). ADX dapat membantu anda mengenali apakah pergerakan harga berada dalam suatu trend tertentu atau hanya merupakan fase perdagangan. Jika garis ADX naik, hal tersebut mengindikasikan pergerakan harga sedang berada dalam tren yang kuat sedangkan jika garisnya menurun, pergerakan harga diindiksasikan sedang dalam fase perdagangan biasa dan bukan merupakan trend.

10. Know the confirming sign

Sertakan volume pada saat mengamati pergerakan harga. Penyertaan volume sangatlah penting untuk mengkonfirmasi suatu kondisi maupun indikator lain dalam pasar finansial. Pergerakan harga pada suatu trend tertentu harus di ikuti dengan penguatan volume. Jika terjadi penurunan volume, hal tesebut meruapakan indiksai awal bahwa trend akan berakhir.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Protected by WP Anti Spam