Forex = Skema Cepat Kaya? HOAX!

Akhir-akhir ini penulis cukup sering mendapat penawaran investasi entah dari siapa melalui email maupun pesan di Facebook. Isinya adalah penawaran jasa untuk mengelola dana yang nantinya akan ditransaksikan di pasar uang. Agar lebih mudah, kita sebut saja penawaran investasi di forex.

Entah mengapa, cukup banyak penawaran yang datang akhir-akhir ini.  Mungkin karena akhir-akhir ini penulis cukup aktif berada di forum-forum yang melibatkan banyak trader forex, dan mungkin para penyedia jasa trading itu mendapatkan data alamat email penulis dari forum-forum tersebut. Entahlah.

skema cepat kaya

Demi asas praduga tak bersalah, penulis tidak akan menyebutkan nama mereka (orang-orang yang menawarkan jasa trading tersebut) di sini. Yang jelas, semua menawarkan hal yang sama: janji. Mereka semua berjanji akan bisa mengembalikan dana yang kita titipkan dengan keuntungan yang fantastis: antara 50% hingga 100% sebulan. Ada yang mengatakan bahwa jika menitipkan dana ke mereka maka kita pasti akan untung. Ada pula yang menambahkan embel-embel “barokah” atau “amanah” di nama “perusahaan trading” mereka. Mungkin agar orang semakin percaya bahwa dana mereka tidak akan diselewengkan oleh orang-orang yang “dekat dengan Tuhan”.

Para trader biasa menyebut “organisasi” semacam ini dengan istilah BO. Penulis sendiri sebenarnya tidak terlalu mengerti apa kepanjangan BO ini, namun sepertinya kepanjangannya adalah “Bisnis Online”. Ya, mungkin demikian, sebab mereka semua menawarkan jasa trading forex yang nota bene dilakukan secara online.

Penulis tidak akan menggeneralisir bahwa semua bentuk BO adalah scam (penipuan), namun penulis hanya akan mengajak para pembaca yang budiman untuk berhati-hati karena pada kenyataannya hampir semua BO yang penulis ketahui berujung penipuan. Modus mereka sama, yaitu menawarkan keuntungan berlipat ganda bahkan ada yang mengklaim bahwa akan pasti untung. Sebuah upaya penipuan yang luar biasa dahsyat! Ayolah, kalau memang mereka sehebat itu, buat apa mencari investor lagi?

Para penyelenggara BO scam memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat bahwa trading forex itu tidak ubahnya seperti bisnis yang harus dijalankan dengan perencanaan yang matang dan pengetahuan yang tidak sedikit. Kalau ada yang Kebanyakan orang lupa bahwa setiap bentuk bisnis atau investasi mengandung resiko.  Memang benar bahwa pergerakan harga di pasar uang memiliki potensi menghasilkan profit yang besar, namun sesuai dengan “hukum” bahwa setiap potensi keuntungan yang besar tentu disertai dengan resiko yang tidak kecil pula.

Resiko inilah yang berusaha ditutup-tutupi oleh para pelaku BO scam dengan menyajikan informasi (entah benar atau rekayasa) bahwa mereka bisa dan telah berhasil mengumpulkan segunung profit dari trading forex. Seperti yang telah disebutkan di awal, mereka mengatakan bahwa mereka bisa meraup keuntungan hingga 100% per bulan dari modal yang ditanamkan. Siapa yang tidak tergiur, coba?

Parahnya, mereka (para scammer itu) berani menjanjikan profit tetap alias fix income per bulan bahkan per minggu. Ada yang sanggup memberikan profit tetap 10% dari modal per minggu, ada yang 15% per minggu, bahkan ada yang 50% per minggu. Pokoknya fantastis!

Pada kenyataannya, mereka menjalankan skema penipuan yang dikenal dengan skema Ponzi. Jadi, keuntungan yang dijanjikan pada nasabahnya sebenarnya diambil dari dana segar yang disetorkan oleh nasabah berikutnya. Gampangnya begini: si A menyetorkan dana sebesar 10 juta ke penyelenggara BO scam. Ia dijanjikan profit 50% sebulan (5 juta). Setelah A menyetorkan dana, ada orang lain yang juga menyetorkan dana sebesar 10 juta ke penyelenggara BO scam, sebut saja namanya adalah si B. Nah, uang 5 juta yang diterima si A sebenarnya diambil dari dana yang disetorkan si B. Begitu seterusnya.

Skema penipuan seperti ini akan menemui kemacetan jika pelaku penipuan ala Ponzi ini gagal menjaring korban baru. Akhirnya, si penipu gagal membayarkan profit tetap yang dijanjikan kepada nasabah-nasabah sebelumnya. Ketika ini terjadi, biasanya para penipu itu mengeluarkan jurus pamungkas dengan memberikan dalih-dalih seperti ada masalah transfer, ada masalah administrasi, web-site atau sistem sedang dalam perbaikan, hingga berkelit dengan menyalahkan pihak lain seperti broker dan mereka mengaku tidak ada sangkut pautnya dengan broker tersebut.

Nah, agar kita tidak terjerat pada janji-janji manis penyelenggara BO scam, ada baiknya kita mewaspadai ciri-ciri penyelenggara BO scam. Ciri-cirinya antara lain:

  1. Website yang dimiliki sangat murahan. Biasanya hanya berbasis blog gratisan seperti WordPress. Tampilannya pun apa adanya.
  2. Menggunakan kata-kata yang bombastis, misalnya: “Ingin selalu profit di forex?” atau “Raih keuntungan 100% per bulan!” atau sejenis itu. Biasanya mereka melampirkan statement atau rekaman/laporan hasil transaksi. Tapi percayalah, hanya berberkal sedikit kemampuan Photoshop atau HTML Anda pun bisa membuat laporan yang memukau.
  3. Mereka tidak memberikan nasabahnya akses untuk memantau perkembangan dana mereka. Dalam trading forex, kita selalu memiliki nomor akun dan passwordnya. Para pelaku BO scam sama sekali tidak memberikan informasi ini kepada korban-korbannya.
  4. Mereka sama sekali tidak menyinggung masalah RESIKO.

Ciri-ciri di atas biasanya akan kita temukan pada pelaku BO scam. Untuk poin nomor 1 memang tidak mutlak. Bisa jadi mereka “berkorban sedikit” untuk membuat website yang bagus. Poin nomor 2 mungkin akan mereka kurangi karena masyarakat akan semakin berpengalaman (mungkin juga setelah mereka membaca artikel ini lantas mereka akan menghilangkan kata-kata bombastisnya, hehehe…). Tapi ciri-ciri nomor 3 dan 4 hampir pasti terlihat.

Ingatlah selalu bahwa trading forex bukanlah skema cepat kaya (quick rich scheme). Apalagi kalau ada yang mengatakan bahwa trading forex pasti untung. Itu “hoax” (bohong).

Kalau ada orang yang datang kepada Anda untuk menawarkan jasa trading ataupun investasi, yang bisa Anda lakukan pertama kali adalah minta dia untuk melakukan simulasi kepada Anda dalam 3 – 6 bulan ke depan secara real-time. Jangan langsung percaya pada laporan hasil transaksi tertulis. Mintalah nomor login akun dan read-only password kepada orang tersebut, agar Anda benar-benar bisa melihat secara langsung dan nyata kemampuan trading orang tersebut.

Jadi berhati-hatilah menyikapi tawaran yang terlampau menggiurkan. Apalagi yang mengatakan tanpa resiko. Hanya satu bentuk investasi yang tidak ada resikonya, yaitu investasi akhirat alias sedekah.

Mudah-mudahan sedikit informasi ini bisa membantu Anda. Be careful, and be wise.

Share

3 Responses to 'Forex = Skema Cepat Kaya? HOAX!'

  1. kebanyakan BO investasi memang berakhir SCAM, tapi ada juga yang masih bertahan

  2. Eko Trijuni says:

    Benar sekali, Yuyut. Yang masih bertahan itu mudah-mudahan memang dikelola oleh para trader sejati yang menjelaskan bahwa trading forex itu penuh resiko.

Trackbacks/Pingbacks
  1. [...] Sebenarnya tidak ada yang salah dengan “perburuan” ini. Yang kemudian menjadi masalah adalah bahwa mayoritas trader pendatang baru ini seakan mendewakan kehebatan sistem trading yang bisa menjadi tambang emas bagi mereka. Akibat mindset “saya harus bisa profit sebesar-besarnya” mereka lantas menolak sistem trading yang dianggap “biasa-biasa saja”, misalnya sistem trading yang “hanya” menawarkan tingkat keuntungan yang “kecil”, katakanlah hanya 5 persen per bulan. Sistem trading yang “biasa-biasa saja” itu dipandang sebelah mata, bahkan dikucilkan. Lebih berbahaya lagi, para pendatang baru ini sering terbujuk oleh rayuan gombal para “master” yang menawarkan pengelolaan dana yang konon bisa menghasilkan profit ratusan persen per bulan karena keinginan bisa cepat jadi jutawan (terkait dengan ini, baca tulisan saya sebelumnya: “Forex = Skema Cepat Kaya? HOAX!”). [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Protected by WP Anti Spam