Manajemen Resiko

Manajemen resiko dapat menjadi perbedaan antara hidup dan mati seorang trader. Tanpa manajemen resiko yang tepat, anda akan mengalami kegagalan walaupun memiliki sistem trading terbaik di dunia sekalipun. Manajemen resiko digunakan dengan maksud untuk mengendalikan resiko dalam trading. Bisa dengan cara membatasi lot size, hedging, melakukan trading hanya pada jam atau hari tertentu, serta mengetahui kapan saatnya untuk menghentikan kerugian yang lebih besar.

Mengapa manajemen resiko sangat penting?

Manajemen resiko adalah salah satu faktor kunci yang paling penting bagi seorang trader untuk tetap bertahan. Konsep yang mudah di pahami, tetapi sangat sulit untuk di terapkan. Mungkin akan mudah jika dilakukan dalam demo account, tapi setelah ada uang real disertai emosi yang muncul, segalanya mulai berubah. Di sinilah manajemen resiko yang tepat menjadi sangat krusial.

Mengendalikan Kerugian

Salah satu bentuk manajemen resiko adalah “mengendalikan kerugian”. Tahu kapan saatnya untuk memotong kerugian pada saat trading. Anda bisa menggunakan hard stop atau mental stop. Hard stop adalah ketika dimana anda telah menetapkan stop loss di awal memulai trading. Sedangkan mental stop adalah dimana anda menentukan batasan seberapa besar tekanan yang dapat anda terima saat trading. Bagaimana untuk menentukan stop loss akan sepenuhnya tergantung kepada anda, yang paling utama adalah harus sesuai dengan batasan resiko yang sanggup anda tanggung dan masuk akal bagi anda pribadi. Setelah anda menentukan stop loss dalam pikiran anda atau pada trading platform, konsistenlah di situ. Kebanyakan trader biasanya sangat mudah masuk perangkap dengan terus mengulur stop loss sehingga malah mengalami loss yang justru semakin besar. Jika melakukan hal seperti ini, bukan saja mengurangi kerugian, tetapi justru menghancurkan riwayat trading anda.

Menggunakan jumlah lot yang tepat

Tidak ada metode yang bisa dengan cepat menentukan berapa besarnya lot size yang sesuai pada setiap trader. Tetapi untuk di awal, semakin kecil adalah semakin baik karena setiap trader memiliki toleransi resiko yang berbeda-beda. Sangat penting untuk memahami resiko menggunakan account besar jika dibandingkan dengan account yang lebih kecil. Menjaga ukuran lot yang lebih kecil akan memungkinkan anda untuk tetap fleksibel dan mengelola trading dengan logika, dan bukan emosi.

Tracking overall exposure

Walaupun menggunakan lot size yang diperkecil adalah hal yang baik, tidak akan membantu sama sekali jika anda terlalu banyak melakukan open posisi sekaligus. Hal ini juga penting untuk memahami korelasi antara pasangan mata uang. Sebagai contoh, jika anda open sell pada EUR/USD dan buy USD/CHF, anda terkena dua kali pada USD dengan arah yang sama. Hal ini setara dengan 2 lot USD. Jika USD turun, anda mengalami rasa sakit dosis ganda. Manjaga keterbatasan dalam bertrading akan mengurangi resiko dan  akan menjaga anda berada di permainan ini untuk jangka panjang.

The bottom line

Manajemen resiko adalah mengenai menjaga resiko di bawah kendali anda. Semakin terkendali resiko, semakin fleksibel anda dalam menghadapi pasar. Forex trading berbicara mengenai kesempatan. Trader butuh bertindak jika ada kesempatan yang datang. Dengan membatasi resiko, anda menjamin bahwa anda tetap dapat melanjutkan trading jika suatu saat ada hal yang tidak berjalan sesuai rencana, dan anda akan selalu siap. Menggunakan manajemen resiko yang tepat akan sangat mempengaruhi antara menjadi trader sehat walafiat makmur bahagia atau trader yang tengah sekarat di tempat peristirahatan terakhirnya.

Share

4 Responses to 'Manajemen Resiko'

  1. bet365 says:

    how are you!This was a really excellent subject!
    I come from itlay, I was fortunate to search your website in baidu
    Also I learn much in your website really thank your very much i will come later

Trackbacks/Pingbacks
  1. [...] salah? Maka kita akan mengalami kerugian. Itulah sebabnya nanti kita akan mempelajari tentang ‘manajemen resiko’ dan ‘trading plan’, yang sangat membantu kita untuk meminimalisir resiko dan mengoptimalkan [...]

  2. [...] hari-nya untuk mengamati pasar. Dengan menggunakan stop loss yang cenderung lebih besar serta manajemen resiko yang lebih longgar, tentu saja tipe trader ini bisa meraup keuntungan lebih banyak pada setiap [...]

  3. [...] Manajemen Resiko | FOREX ONLINE TRADING [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Protected by WP Anti Spam